Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/mulyono/public_html/rumahuang.com/wp-content/plugins/permalink_redirect-2.0.4/ylsy_permalink_redirect.php on line 274
Uang di Bank hilang lewat ATM | Rumah Uang di Internet
Wednesday, 23 July 2014

Uang di Bank hilang lewat ATM

atm 300x233 Uang di Bank hilang lewat ATMMenabunglah di bank jika ingin uang anda aman, tetapi permasalahannya apakah uang kita akan benar benar aman melihat sekarang ini banyak sekali kasus tentang perbankkan di Indonesia untuk itu masyarakat harus semakin waspada dan cerdas menyimpan uang. Termasuk menitipkan uangnya di bank. Para nasabah Bank Central Asia (BCA) di Kuta, Bali, resah bukan kepalang. Uang di rekening mereka berkurang tanpa melakukan transaksi sebelumnya. Polisi tengah menyelidiki kasus ini.

Seperti diwartakan Kantor Berita Antara, Kapolsek Kuta AKP Dody Prawira Negara, mengatakan tiga nasabah BCA Kuta melapor ke Polsek Kuta. Kemudian bertambah lagi hingga total ada 10 nasabah BCA. Mereka semua melaporkan kehilangan uang tanpa proses transaksi. Selain di Kuta, kasus serupa juga menimpa nasabah BCA di Denpasar.

Hilangnya uang tersebut diketahui saat nasabah bertransaksi di BCA Kuta. “Uang tabungan saya berkurang padahal tidak melakukan transaksi,” kata seorang nasabah yang enggan disebutkan namanya.

Jumlah uang nasabah yang lenyap diperkirakan mencapai puluhan juta. Uang nasabah yang lenyap antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Lenyapnya uang nasabah diduga terjadi secara serentak, hanya dalam rentang waktu antara 16-19 Januari 2010.

Polisi kini tengah menyelidiki kasus mengeuapnya uang yang meresahkan para nasabah BCA. Pihak BCA pun belum memberikan konfirmasi terkait pengaduan nasabahnya. “Kita meminta bantuan cyber crime Polda Bali untuk melakukan penyelidikan,” ujar Dody.

Tingkat kepercayaan terhadap perbankan memang sering kali ternodai oleh perilaku bankir itu sendiri. Orang dalam bank menggerogoti uang nasabah. Kata dedikasi tampaknya tak berarti untuk Ania Wadsworth. Perempuan berusia 28 tahun itu  menduduki jabatan sebagai manajer Bank Lloyds TSB lima tahun terakhir. Tetapi jabatannya itulah ia gunakan untuk menguras hampir satu juta poundsterling atau Rp14,7 miliar.

Bak pagar makan tanaman, Ania telah berulangkali membawa pulang bundelan-bundelan uang senilai 25 ribu poundsterling (Rp368,3 juta) dalam kurun waktu 2002-2007.

“Saya melakukannya demi kekasih saya, Keith Preddie (30). Ia memiliki kesulitan uang terkait dengan obat-obatan. Ia memang salah jalan,” demikian aku Ania kepada Mail Online, Kamis (7/1/2010).

Sebagai manajer operasional, Ania bertanggung jawab menyetorkan uang dalam jumlah besar ke mesin-mesin ATM. Ia biasa meninggalkan kantor paling malam, sehingga mudah baginya untuk mencuri. Ia mengaku takut kepada Keith yang selalu mengancam akan menghabisi nyawanya.

Bukan cuma di Inggeris saja, modus operandi pencurian uang dilakukan oleh para bankir juga terjadi di Indonesia. Yang paling menjadi sorotan saat ini adalah kasus Bank Century.

Deputi Direktur Direktorat Pengawasan Bank Indonesia (BI) Heru Kristiyana menceritakan bahwa Dewi Tantular, adik Robert Tantular sengaja mengambil uang Bank Century pada jam dua dini hari. Pengambilan uang itu selalu di lakukan di malam hari secara bertahap.

“Pada saat LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) mau mengambil alih, dia sengaja mengambil malam hari, jam dua dini hari untuk dikantongi,” kata dia kepada VIVAnews akhir pekan lalu.

Menurutnya, penggelapan uang itu dilakukan secara sistematis. Pemilik Century, Robert Tantular dan Dewi Tantular yang merupakan adiknya dan menjabat Direktur Bank Century saling bekerja sama. “Transaksi seperti itu kan di luar buku, jadi tidak tercatat,” kata Heru.

Untuk menutup bolongnya dana yang dicuri tersebut, Dewi Tantular menggunakan dana deposan besar, Boedi Sampoerna. Namun, dana Boedi aman karena sesunguhnya yang digelapkan adalah dana Bank Century.
Persoalannya kemudian kerugian itu menjadi tanggung jawab pemerintah dan memberikan talangan dana untuk Century.

Seperti diketahui, sejak diambil alih hingga 31 Desember 2008, LPS menyetorkan modal Rp 4,977 triliun. Pada 2009, LPS kembali menyetorkan Rp 1,785 triliun, sehingga total suntikan sebesar Rp 6,762 triliun.

Kini Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) berkomitmen mengupayakan pengembalian uang dari nasabah Antaboga, sebuah produk palsu yang diterbitkan Bank Century. Uang 1.160 nasabah Antaboga yang dicuri Robert Tantular berjumlah total Rp1,4 triliun.

Tetapi sejelek-jeleknya pencuri uang di bank, coba sekali-sekali tiru yang satu ini. Seorang pegawai bank mencuri uang hampir 1,5 juta euro dari bank tempat bekerja. Namun dia sempat meninggalkan pesan untuk bosnya bertuliskan: “Saya menyesal.”

Anehnya lagi, dia kemudian mengubur hasil curiannya itu di taman, lalu menelepon polisi untuk melaporkan perbuatannya. Dia menunggu kedatangan polisi di sebuah kafe. Peristiwa ini terjadi di Kota Kragujevac, Serbia seperti dilansir kantor berita resmi Serbia, Tanjug dan dilansir Reuters

Related Posts to "Uang di Bank hilang lewat ATM"

Response on "Uang di Bank hilang lewat ATM"